Kamis, 29 Desember 2011

Benarkah Kopi Bisa Turunkan Berat Badan?

Banyak kita temukan pendapat berbeda di masyarakat tentang manfaat minum kopi untuk menurunkan berat badan. Sebagian orang mungkin ada yang percaya, dan ada yang tidak.

Katherine Zeratsky, RD., L.D, ahli nutrisi dari Mayo Clinic menjelaskan, kafein dapat membantu sedikit menurunkan berat badan atau mencegah kenaikan berat badan. Tetapi sejauh ini, tidak ada bukti kuat bahwa peningkatan konsumsi kafein mampu menurunkan berat badan secara signifikan atau permanen.

Kafein banyak ditemukan dalam berbagai jenis minuman termasuk kopi, teh, energy drink dan cola. Bahkan, kafein juga dapat ditemukan di dalam produk yang mengandung kakao atau cokelat, dan dalam berbagai obat dan suplemen diet, termasuk suplemen yang bertujuan untuk penurunan berat badan.

Meskipun penelitian tentang hubungan antara kafein dan penurunan berat badan tidak definitif, ada beberapa teori terkait yang menjelaskan bagaimana kafein dapat mempengaruhi berat badan, seperti :

* Menekan nafsu makan

Kafein dapat mengurangi sementara keinginan Anda untuk makan dalam beberapa waktu ke depan. Tetapi, tidak ada cukup bukti yang menunjukkan bahwa konsumsi jangka panjang membantu penurunan berat badan.

* Kalori terbakar

Kafein dapat merangsang termogenesis - salah satu cara tubuh untuk menghasilkan panas dan energi dari hasil pencernaan makanan. Tetapi cara ini mungkin tidak cukup untuk menghasilkan penurunan berat badan yang signifikan.

* Hilangnya cairan
Pada beberapa orang, kafein dapat bertindak sebagai diuretik, yang berarti meningkatkan jumlah pengeluaran urin . Meningkatnya intensitas pengeluaran urin, akan membuat tubuh kehilangan air, yang berkontribusi pada penurunkan berat badan anda. Tetapi hal ini tidak mengakibatkan hilangnya lemak tubuh.

Zeratsky mencatat, beberapa studi telah mengamati pengaruh antara kafein dan penurunan berat badan pada hewan. Tetapi temuan tersebut masih dipertanyakan, karena sulit untuk menggeneralisasikannya ke manusia. Beberapa studi bahkan menemukan, kopi tanpa kafein dapat menyebabkan penurunan berat badan secara moderat. Hal ini menunjukkan bahwa zat-zat atau faktor-faktor selain kafein mungkin memainkan peran dalam penurunan berat badan.

Pada intinya, Zeratsky memperingatkan bahwa seseorang harus berhati-hati dalam menggunakan produk kafein untuk membantu penurunan berat badan. Ketika digunakan dalam porsi yang wajar, kafein umumnya aman. Tapi terlalu banyak kafein dapat menyebabkan kegelisahan, insomnia, mual-mual, tekanan darah tinggi dan masalah lainnya.

10 Makanan Paling Bergizi di Dunia

Sehat tidaknya makanan yang kita asup semua tergantung kita.  Membuat perubahan, khususnya pada apa yang Anda makan, adalah salah satu cara termudah untuk mengelola dan mengontrol kesehatan. Selain memberikan energi yang dibutuhkan, makanan yang Anda konsumsi setiap hari juga berperan penting dalam mencegah berbagai penyakit.

Ada banyak makanan sehat yang bisa dengan mudah Anda peroleh di alam ini. Berikut adalah 10 makanan paling bergizi di dunia yang harus Anda masukkan dalam menu makanan sehari-hari:

Alpukat
Jangan salah mengartikan lemak yang terkandung pada buah alpukat. Lemak alpukat termasuk dalam kelompok lemak tak jenuh tunggal sehingga tidak akan membuat perut Anda gendut. Buah alpukat justru dapat menurunkan kolesterol. Para peneliti menemukan bahwa mengganti hanya 5 persen dari kalori yang berasal dari lemak jenuh (mentega atau keju) dengan lemak tak jenuh tunggal (alpukat) bisa memangkas risiko serangan jantung lebih dari sepertiga. Manfaat tambahan lainnya, alpukat juga tinggi kandungan beta-sitosterol, sterol tanaman yang menghambat penyerapan kolesterol dari makanan, bertindak sebagai senyawa antikanker (glutatin) dan antioksidan kuat.

Kacang
Kacang sebenarnya baik untuk jantung Anda karena kacang mampu menyerap kolesterol sehingga tubuh dapat membuangnya sebelum menempel pada dinding arteri. Studi menemukan bahwa diet tinggi serat larut dapat mengurangi kolesterol total sebesar 10-15 persen. Sebuah studi terakhir bahkan menunjukkan, makanan yang bersumber dari biji-bijian termasuk dalam kelompok teratas dengan kategori tingkat antioksidan tertinggi.

Blueberries
Kandungan senyawa antioksidan pada blueberries yang disebut flavonoid atau lebih dikenal anthocyanin berfungsi  menangkal penyakit jantung, kanker, dan kebutaan terkait usia dan kehilangan memori. Seperti halnya sepupu mereka cranberry, blueberry terbukti dapat mencegah infeksi saluran kemih, berkat epicatechins antioksidan, yang menjaga bakteri tidak menempel ke dinding kandung kemih. Bahkan, serat dalam blueberry ampuh dalam menangkal sembelit.

Brokoli
Brokoli adalah salah satu makanan pelawan kanker, berkat kehadiran senyawa sulfur, seperti sulforaphane. Mengonsumsi lebih banyak brokoli bisa memangkas risiko seseorang dari kanker payudara, kanker paru-paru, dan kanker usus besar. Sulforaphane juga telah terbukti khasiatnya untuk membunuh bakteri yang menyebabkan bisul.

Brokoli juga merupakan sumber terbaik kalsium dan potasium sehingga baik untuk tulang serta mengatur tekanan darah Anda. Vitamin C dan beta-karoten juga dapat melindungi mata Anda dari katarak dan menjaga sel-sel otak dari serangan radikal bebas.

Cokelat hitam
Cokelat hitam mengandung sejumlah besar flavonoid, jenis antioksidan. Bahkan, kandungan flavonoid pada cokelat gelap lebih banyak daripada makanan lainnya. Studi menemukan bahwa antioksidan dapat meningkatkan tekanan darah, mencegah penggumpalan darah, memperlambat oksidasi kolesterol LDL, dan mengurangi peradangan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan 45 gram (1,5 ons) per hari dapat mengurangi risiko serangan jantung sebesar 10 persen. Makan cokelat hitam gelap juga  dapat menurunkan resistensi insulin, masalah utama di balik diabetes.

Benih lenan (flaxseed)
Biji lenan bekerja layaknya seperti hormon estrogen dalam tubuh, menghalangi reseptor estrogen pada sel dan memberikan kontribusi terkait penurunan tingkat hormon tertentu yang berhubungan dengan kanker, seperti kanker payudara. Flaxseed juga merupakan sumber fantastis alpha-linolenic acid (ALA), suatu asam lemak esensial yang digunakan tubuh untuk membuat asam lemak omega-3. ALA berfungsi mengencerkan darah dan mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Bawang putih
Bawang putih memiliki antibakteri, antijamur, dan sifat sebagai antivirus, bahkan berpotensi untuk mengusir beberapa bakteri yang resisten antibiotik. Meski hanya menurunkan sedikit kolesterol, rempah-rempah ini juga bertindak sebagai pengencer darah, mengurangi pembentukan bekuan darah, risiko serangan jantung dan stroke. Mengambil setidaknya enam siung atau lebih bawang putih dalam seminggu bisa memangkas risiko kanker kolorektal, lambung, dan kanker prostat ketimbang harus makan satu cengkeh setiap minggunya.

Ikan salmon
Makan setidaknya dua porsi ikan salmon seminggu dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 17 persen dan risiko Anda terkena serangan jantung hingga 27 persen. Sebuah studi di Swedia yang diikuti lebih dari 6.000 pria selama 30 tahun menemukan bahwa mereka yang makan lemak ikan dalam jumlah yang moderat menurunkan risiko kanker prostat sepertiga.

Bayam
Selain berfungsi dalam melindungi mata Anda dari degenerasi makula (penurunan ketajaman pengelihatan), kandungan karotenoid pada bayam juga dapat membantu mempertahankan kepadatan tulang dan mencegah risiko patah tulang. Segala macam sayuran berwarna hijau merupakan sumber yang kaya kalium dan magnesium serta folat, di mana semuanya berfungsi dalam menjaga tekanan darah dan mengurangi risiko stroke. Folat juga berkontribusi dalam memangkas risiko kanker paru-paru bagi mantan perokok.

Yogurt
Yogurt adalah sumber makanan yang berperan penting dalam pembangunan tulang. Akan tetapi, kekuatan yang sebenarnya terletak pada bakteri baik, yang dikenal sebagai probiotik, yang terus menekan pertumbuhan bakteri merugikan di dalam usus Anda. Terlalu banyak bakteri "buruk" dapat menyebabkan masalah kesehatan gastrointestinal dan lainnya. Mengonsumsi yogurt dapat membantu mengatasi penyakit inflamasi (peradangan) usus, maag, infeksi saluran kemih, dan infeksi jamur pada vagina.

Kandungan dan Mitos dalam Es Krim

Di balik kelembutan dan rasa manisnya, es krim terbukti memiliki beberapa fakta gizi yang tak terduga. Keunggulan es krim didukung oleh bahan baku utamanya: susu tanpa lemak dan lemak susu. Susu disebut sebagai makanan yang hampir sempurna karena kandungan zat gizi yang lengkap.

Para peneliti menemukan lebih dari 100.000 jenis molekul yang terkandung di dalam susu. Selain air dan lemak, molekul-molekul tersebut mencakup protein, karbohidrat, mineral, enzim-enzim, gas, serta vitamin A, C, dan D. Terdapat beberapa peneliti yang menyatakan bahwa susu termasuk dalam golongan pangan fungsional.

Menurut Prof Dr Made Astawan, ahli teknologi pangan dan gizi, susu mengandung beberapa komponen bioaktif yang memiliki efek kesehatan yang signifikan. Komponen bioaktif susu di antaranya adalah protein susu, laktosa, asam-asam lemak dan mineral, terutama kalsium. Hal ini menyebabkan produk-produk turunan susu juga masih memiliki efek fungsional, termasuk es krim.

Sebagian besar komponen dalam susu telah diketahui fungsinya secara biologis bagi tubuh. Komponen yang telah diketahui fungsinya adalah protein, terutama dari bagian whey, termasuk di dalamnya alfa-laktalbumin, beta-laktoglobulin, imunogobulin, laktoferin, dan glikomakropeptida.

Laktoferin adalah glikoprotein pengikat zat besi, memiliki peran sebagai zat pertahanan tubuh nonspesifik terhadap patogen.

Salah satu komponen dari golongan karbohidrat yang telah diteliti fungsinya adalah laktosa. Laktosa akan menambah cita rasa dan mempertahankan rasa enak es krim.

Bahan lain yang turut menyusun es krim adalah gula, pengemulsi, dan penstabil. Jenis gula yang sering dipakai adalah sukrosa, berfungsi memperbaiki tekstur, meningkatkan kekentalan, dan memberi rasa manis.

Mitos Es Krim

Mitos
: Es krim biang keladi kegemukan.

Fakta: Kegemukan disebabkan oleh energi dan lemak yang berlebihan serta kurang aktivitas fisik karena kebiasaan makan yang kurang baik dan faktor keturunan. Sementara itu, kontribusi energi dan lemak dalam es krim per takaran saji sangat kecil, yaitu sekitar 10 persen dari total kebutuhan energi per hari dan 15 persen dari total kebutuhan lemak per hari.

Mitos
: Es krim menyebabkan batuk pilek.

Fakta: Es krim cepat meleleh saat masuk ke dalam rongga mulut karena pengaruh suhu tubuh, jadi saat es krim es krim masuk ke kerongkongan, suhunya sudah tidak sedingin air es. Penyebab batuk pilek adalah terutama virus dan alergen pada anak-anak yang mempunyai sifat alergi bawaan

Mitos: Es krim menyebabkan gigi berlubang.

Fakta: Gigi berlubang disebabkan fermentasi sisa karbohidrat dan gula yang tertinggal pada gigi. Dianjurkan untuk minum air putih, berkumur, atau menggosok gigi setelah mengonsumsi makanan manis seperti es krim.

Mitos: Memakan es krim terlalu cepat membuat sakit kepala.

Fakta: Ada teori yang mengatakan bahwa sakit kepala karena es krim (atau yang lebih umum disebut brain freeze) disebabkan karena pendinginan yang cepat pada sinus frontalis, yang memicu saraf nyeri lokal. Teori yang lain mengatakan, penyebabnya adalah penyempitan pembuluh darah di langit-langit dan belakang mulut menyebabkan aktifnya saraf nyeri dan rasa nyeri menyebar ke kepala. Di bagian belakang mulut terdapat pusat saraf yang disebut sphenopalatine ganglion, dan sangat mungkin inilah penyebab dari brain freeze. (dam/berbagai sumber)

Dengar Musik Pakai Headset Bisa Merusak Telinga

Musik yang keras telah diketahui dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada remaja di tahun 1960 dan 1970-an. Namun saat ini, pemutar MP3 juga dapat memperburuk gangguan tersebut pada generasi sesudahnya.

Perangkat yang melantunkan musik langsung melalui saluran telinga ini memungkinkan pemakainya mendengarkan lagu tanpa harus terganggu oleh gemuruh suara kereta atau dengungan mesin pesawat. Karena ribuan lagu bisa diputar selama berjam-jam, pemakainya cenderung mendengarkan terus menerus selama berjam-jam pada suatu waktu.

Kerusakan pada pendengaran disebabkan oleh volume tinggi secara terus menerus lewat pemutar MP3. Bahkan pada taraf yang tampaknya wajar, pemakaian headset dapat merusak sel-sel rambut halus di telinga bagian dalam yang berfungsi mengirimkan impuls suara ke otak.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang terkena suara sampai 85 desibel selama delapan jam cenderung mengalami gangguan pendengaran. Sedangkan semua pemutar musik yang kami teliti menghasilkan tingkat suara lebih dari 85 desibel," kata Brian Fligor, ScD dari Rumah Sakit Anak di Boston.

"Suara mesin pemotong rumput menghasilkan sekitar 80-85 desibel. Jika iPod menghasilkan suara 20 desibel di atasnya, maka kisarannya adalah 100-105 desibel. Pada tingkat ini, seharusnya perangkat tidak digunakan lebih dari 8-15 menit," imbuh Fligor.

Tapi seperti jutaan pemilik iPod lainnya, penguna headset mendengarkan lagu selama beberapa jam sehari dan secara tidak disadari membahayakan pendengarannya. Maka, membatasi volume MP3 player mungkin tampak seperti sebuah solusi yang nyata.

Perancis dan negara-negara Eropa lainnya telah membuat aturan yang membatasi volume iPod dan perangkat lain agar tidak menghasilkan suara lebih dari 100 desibel. Sayangnya, lama pemakaian yang juga ikut mempengaruhi tidak diatur. Selain itu, segera setelah negara-negara Eropa membatasi volume iPod, situs web mulai menyediakan petunjuk rinci tentang cara untuk mengakali ketentuan itu.

Maria Florentine, pakar audiolog di Northeastern University menduga bahwa beberapa anak muda memiliki apa yang ia sebut dengan gangguan ketergantungan terhadap musik keras.

"Saya menanyai beberapa remaja mengapa mereka terus mendengarkan musik yang keras meskipun tahu hal itu merusak pendengaran. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak bisa berhenti mendengarkannya," kata Florentine seperti dilansir cbsnews.com, Kamis (29/12/2011).

Banyak orang yang tetap menyangkal bahaya dari mendengarkan musik keras-keras sebab gejala awalnya cenderung muncul secara bertahap. Gangguan pendengaran ini meningkat sebelum disadari bahwa gangguan telah berubah menjadi lebih serius. Gangguan pendengaran ini juga lebih sering terjadi seiring pertambahan usia.

Perbanyak Vitamin dan Omega 3 Agar Otak Tak Menyusut

Jakarta, Makanan yang kaya vitamin dan ikan dapat melindungi otak dari penuaan, sementara junk food atau makanan cepat saji justru sebaliknya. Orang yang banyak mendapat asupan vitamin dan asam lemak omega 3 lebih jarang mengalami penyusutan otak dan memiliki kinerja mental yang lebih baik.

Sebuah lembaga nirlaba di Inggris bernama Alzheimer's Research UK merasa terpanggil untuk meneliti maknan yang berisiko menyebabkan demensia atau kepikunan. Menurut hasil di lapangan, lemak trans yang ditemukan dalam makanan cepat saji berkaitan dengan rendahnya nilai tes mental dan penyusutan otak yang khas ditemui pada penyakit Alzheimer.

"Ada kebutuhan yang nyata atas bukti tentang pengaruh makanan terhadap risiko Alzheimer dalam skala besar lewat penelitian jangka panjang. Penelitian ini melihat nutrisi dalam darah dan tidak mengandalkan kuesioner untuk menilai makanan seseorang," ucap Dr. Simon Ridley dari Alzheimer's Research UK.

Sampel darah dari 104 orang sehat dengan usia rata-rata 87 tahun yang telah memiliki beberapa faktor risiko Alzheimer dianalisis. Peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki lebih banyak vitamin B, C, D dan E dalam darahnya mendapat nilai yang tinggi dalam tes memori dan kemampuan berpikir.

Orang yang dalam darahnya banyak terkandung asam lemak omega 3 yang umum ditemukan dalam ikan juga memiliki skor tinggi. Nilai terendah ditemukan pada orang yang lebih banyak terkandung lemak trans dalam darahnya. Lemak trans banyak ditemukan dalam makanan olahan seperti kue, biskuit, dan gorengan.

Para peneliti gabungan dari Oregon Health and Science University, Portland VA Medical Center, dan Oregon State University ini kemudian melakukan scan otak pada ke-42 peserta. Peneliti menemukan bahwa orang dengan kandungan tinggi vitamin dan omega 3 dalam darahnya cenderung memiliki volume otak yang lebih besar. Sedangkan orang yang darahnya banyak terkandungan lemak trans memiliki volume otak yang lebih kecil.

Plus Minus Tidur Siang Bagi Tubuh

Jakarta, Tidur siang diketahui bisa memberikan manfaat bagi tubuh. Tapi ternyata beberapa orang justru tidak mendapatkan manfaat tersebut. Ketahui plus minus dari tidur siang bagi tubuh.

Mendapatkan tidur siang yang singkat bisa membuat orang lebih produktif. Namun bagi orang yang memiliki insomnia maka tidur di siang hari bisa menjadi kontraproduktif.

Untuk itu ketahui plus minus yang bisa didapatkan seseorang dari tidur siang agar tidak menjadi bumerang bagi diri sendiri, seperti dikutip dari Foxnews dan Mayo Clinic, Rabu (28/12/2011) yaitu:

Keuntungan tidur siang
1. Jika tidak memiliki masalah dengan tidur malam hari, maka tidur siang bisa mengurangi gejala kelelahan yang timbul serta membuat seseorang lebih produktif setelah bangun tidur.

2. Studi tahun 2008 menemukan tidur siang selama 45 menit bisa membantu meningkatkan fungsi memori, dan penelitian sebelumnya menemukan tidur siang menurunkan tekanan darah.

3. James Wyatt, direktur Sleep Disorders Service and Research Center dari Rush University Medical Center di Chicago menuturkan orang dengan narkolepsi (serangan tidur mendadak) akan mendapatkan manfaat dari tidur siang.

4. Bagi orang dewasa yang sehat, tidur siang bisa memberikan relaksasi, meningkatkan suasana hati, meningkatkan kinerja termasuk reaksi yang lebih cepat serta mengurangi angka kecelakaan.

Kerugian tidur siang
1. Jika memiliki insomnia, maka tidur siang bisa menimbulkan masalah karena akan memperburuk gangguan tidur yang dimiliki saat malam hari. Ralph Downey III, direktur Sleep Disorders Center di Loma Linda University Medical Center di California menuturkan sedikit tidur siang bisa berdampak pada insomnia di malam hari.

2. Setelah tidur siang biasanya seseorang akan merasakan pusing dan bingung karena tubuh cenderung mempertahankan diri dalam keadaan istirahat atau hanya sedikit bergerak.

Agar bisa mendapatkan manfaat dari tidur siang, sebaiknya tidur selama 10-30 menit karena semakin lama tidur bisa membuat orang semakin pusing saat bangun, dan ciptakan lingkungan yang tenang dan nyaman.

Setelah tidur siang, pastikan memberikan sedikit waktu bagi tubuh untuk beradaptasi sebelum melanjutkan kegiatan terutama jika membutuhkan respons yang cepat atau akurat, karena itu perkirakan waktu kapan harus bangun.